Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Potensi Kematian Bukan Hanya Covid 19

Menyikapi Covid 19 Bernilai Ibadah


Covid 19 sudah lebih satu tahun menjadi perbincangan di Indonesia. Ramadhan tahun 2020 lalu masyarakat sangat ketakutan terhadap pandemi ini, seakan - akan covid 19 laksana malaikat pencabut nyawa yang sedang bergentayangan. Padahal kematian merupakan kepastian yang sudah tercatat bagi setiap yang hidup.

Dalam QS. Al Imron ayat 186, Allah SWT berfirman,

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Postingan ini bukan menafikan terhadap pandemi covid 19, dan bukan pula ajakan mengabaikan protokol kesehatan. Melainkan sebagai ajakan untuk kembali mengingat bahwa potensi kematian bukan hanya covid 19, namun banyak hal lain yang kadang terabaikan sebab terlalu takut pada pandemi corona.

Terhadap informasinya Covid 19, sayogyanya semua masyarakat percaya pada keterangan dokter yang menjadi pakar dalam bidang penyakit dan juga obatnya, sebagaimana kepercayaan penumpang pesawat pada pilot yang menjalankannya. Tentunya dokter yang sudah disepakati kepakaran dan kredibelitasnya, bukan keabal-abalan apalagi yang hanya mencari panggung belaka. Sebagaimana penjelasan Imam Az Zanuji dalam kitab Taklimul Muta'allim berikut,

إن الـمـعلم والطـبيب كـلاهـما   #   لا ينصحـان إذا هـما لم يكــرما

فاصبر لدائك إن جفوت طبيبه   #    واقنع بجهلك إن جفوت معلما

Artinya : "Sungguh, dokter dan guru # Tak akan memberi nasehat, bila tak di hormat. Terimalah penyakitmu, bila kau acuh doktermu # dan terimalah bodohmu, bila kau tentang sang guru".

Potensi Kematian Bukan Hanya Covid 19 

KH. Bahaudddin Nur Salim atau yang lebih dikenal dengan Gus Baha dalam pengajiannya sering menyampaikan bahwa potensi kematian banyak sekali. Seorang ahli Bumi selalu menghawatirkan terjadinya gempa dan pergerakan lempeng-lempeng didalam bumi yang akan merusak tatanan kehidupan, hal isi disebabkan kedalaman pengetahuan sang ahli bumi terhadap susunan-susunan serta kemungkinan-kemungkinan yang terjadi ketika menganalisa keadaan bumi. Bumi setiap hari disedot airnya, minyaknya, batu baranya, dan hal-hal yang ada didalam bumi, menjadikan bumi kosong dari kepadatan hingga ada potensi susunan tanah ambruk.


Seorang ahli benda-benda langit akan mengkhawatirkan terjadinya hujan meteor yang memusnahkan kehidupan Bumi, hal itu disebabkan pengetahuan yang mendalam terhadap kehidupan diluar bumi, baik itu peredaran planet, bintang, matahari, bulan, dan benda-benda langit lainnya.

Seorang ahli nuklir dengan pengetahuan analisanya menghawatirkan kehidupan manusia dimasa mendatang, dimana manusia akan cepat musnah hanya dengan tembakan senjata nuklir yang luar biasa. Begitu juga ahli biologi dan senyawa kimia tentu mengkhawatirkan terjadinya serangan pembunuh masal dari senyawa itu.

Seorang sopir mobil, kapten kapal, dan pilot pesawat terbang juga akan khawatir bila mobilnya tertabrak, kapalnya tenggelam, pesawatnya jatuh yang semua berujung pada kematian.

Hal-hal diatas harus disadari menjadi penyebab kematian, sebab setelah semua menyadari tentang hal itu akan menganggap adanya pandemi ini hanyalah merupakan dari dari berjuta sebab dari datangnya kematian.

Menyikapi Covid 19 Bernilai Ibadah

Covid 19 sebagai pandemi yang melanda seluruh dunia, harusnya disikapi dengan biasa saja dengan tetap percaya dan melaksanakan segala anjuran yang berwenang, tentunya dalam hal ini adalah para dokter dan pemerintah masing-masing.

Mematuhi protokoler kesehatan, yang meliputi menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak bila diniatkan dalam rangka beribadah patuh terhadap anjuran pemerintah yang sah, serta menjaga diri dari tertular dan menularkan virus Covid 19 ini tentu mengandung nilai pahala didalamnya.

كم من عمل يتصور بصورة أعمال الدنيا ويصير بحسن النية من أعمال الأخرة وكم من عمل يتصور بصورة أعمال الأخرة ثم يصير من أعمال الدنيا بسوء النية

Artinya : “Banyak amal perbuatan yang berbentuk amal dunia, lalu menjadi amal akhirat karena bagusnya niat, dan banyak pula amal yang berbentuk amal akhirat, kemudian menjadi amal dunia karena buruknya niat”

Adanya vaksinisasi terhadap semua elemen yang ada semoga menjadi solusi. Amin.

Posting Komentar untuk "Potensi Kematian Bukan Hanya Covid 19"