Dalil - Dalil Membalikkan Tangan Saat Doa Tolak Balak
Berdoa adalah inti dari ibadah, diantara adab dalam berdoa ialah
mengangkat kedua tangan sebagai bentuk sangat butuhnya seorang hamba pada
Tuhannya. Dalam beberapa doa, kedua tangan diangkat dalam keadaan terbalik
dimana punggung telapak tangan berada diatas dan telapak tangan menghadap ke
bawah. Berikut dalil-dalil yang terdapat dalam hadis Nabi Muhammad SAW dan
kitab-kitab salaf :
Al-Hafiz Jalaluddin Abdurrahman As-Suyuthi dalam Kitabnya Fadl Al-Wia'
menyebutkan sebuah hadits sebagai berikut:
قال
الامام احمد ﺣﺪﺛﻨﺎ ﺧﻼﺩ ﺑﻦ اﻟﺴﺎﺋﺐ اﻷﻧﺼﺎﺭﻱ اﻥ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻛﺎﻥ اﺫا ﺳﺄﻝ
ﺟﻌﻞ ﺑﺎﻃﻦ ﻛﻔﻴﻪ اﻟﻴﻪ ﻭاﺫا اﺳﺘﻌﺎﺫ ﺟﻌﻞ ﻇﻬﻮﺭﻫﺎ اﻟﻴﻪ ﺭﻭاﻩ ﺃﺣﻤﺪ ﻣﺮﺳﻼ ﻭﺇﺳﻨﺎﺩﻩ ﺣﺴﻦ.
Artinya: "Imam Ahmad berkata bahwa Khallad bin Saib al-Anshori menceritakan kepada kami, bahwa sesungguhnya Nabi shalla Allahu alaihi wa sallama berdoa meminta (sesuatu) maka Nabi menjadikan bagian dalam tangannya (menghadap) ke atas. Dan jika Nabi berdoa meminta perlindungan maka Nabi menjadikan bagian luar tangannya (menghadap) keatas." Hadis ini diberi penilaian oleh Al-Hafidz Al-Haitsami diriwayatkan oleh Ahmad secara Mursal, sanadnya hasan"
Dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu
sebagai berikut :
أَنَّ
النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَسْقَى، فَأَشَارَ بِظَهْرِ
كَفَّيْهِ إِلَى السَّمَاءِ
Artinya: "Bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam doa istisqa dan dia menjadikan posisi punggung tangannya ke langit". (HR. Muslim no. 895)
Imam Muhammad bin ismail al-amir Ash Shan'ani dalam kitab Subulus Salam Syarah Bulughul Marom, Juz : 1 Hal : 455 menjelaskan hadis di atas sebagai berikut :
وعن
أنس رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم استسقى فأشار بظهر كفه إلى السماء. )أخرجه مسلم) فيه دلالة أنه إذا
أريد بالدعاء رفع البلاء فإنه يرفع يديه ويجعل ظهر كفيه إلى السماء، وإذا دعا
بسؤال شيء وتحصيله جعل بطن كفيه إلى السماء، وقد ورد صريحا في حديث خلاد بن السائب
عن أبيه أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا سأل جعل بطن كفيه إلى السماء، وإذا
استعاذ جعل ظهرهما إليها، وإن كان قد ورد من حديث ابن عباس سلوا الله ببطون أكفكم
ولا تسألوه بظهرها، وإن كان ضعيفا فالجمع بينهما أن حديث ابن عباس يختص بما إذا
كان السؤال بحصول شيء لا لدفع بلاء،
Artinya: Dari Anas RA berkata; “Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memohon hujan, lalu beliau menunjuk dengan kedua punggung tangannya mengahadap ke arah langit.” (Shohih Muslim, no.895). ini adalah dalil yang menunjukkan bahwa ketika Nabi SAW berdoa tolak bala, maka beliau mengangkat tangan dan menjadikan bagian luar tangannya (menghadap) keatas. Dan ketika Nabi SAW berdoa memohon sesuatu (agar sukses) maka beliau menjadikan bagian dalam tangannya (telapak tangannya) menghadap keatas. Dan ada juga hadits yang menunjukkan dengan jelas, yaitu pada hadits Khollad bin Saib dari bapaknya, “bahwa sesungguhnya Nabi shalla Allahu alaihi wa sallama berdoa meminta (sesuatu) maka Nabi menjadikan bagian dalam tangannya (menghadap) ke atas. Dan jika Nabi berdoa meminta perlindungan maka Nabi menjadikan bagian luar tangannya (menghadap) keatas."
Begitu juga dalam Kitab Fathul Bari Li Ibnu Hajar, Juz : 2 Hal : 158 di sebutkan :
قال
العلماء السنة في كل دعاء لرفع البلاء أن يرفع يديه جاعلا ظهور كفيه إلى السماء
وإذا دعا بسؤال شيء وتحصيله أن يجعل كفيه إلى السماء. انتهى.
Para ulama berkata, Sunnah hukumnya pada setiap berdoa tolak bala, dengan mengangkat tangan dan menjadikan bagian luar tangannya (menghadap) keatas. Dan ketika berdoa memohon sesuatu (agar sukses) dengan menjadikan bagian dalam tangannya (telapak tangannya) menghadap keatas.
Walaupun demikian, ada beberapa ulama' yang memiliki pendapat berbeda dengan tidak setuju membalikkan telapak tangan saat berdo'a
إذا
سألتم الله فاسألوه ببطون أكفكم ولا تسألوه بظهورها
Artinya: “Jika kalian berdoa kepada Allah berdoalah dengan telapak tangan kalian (ke langit), jangan berdoa dengan punggung tangan kalian”. (HR. Abu Daud, Ahmad)
Menurut kelompok ini, hadits doa istisqa di atas bukan bermakna doa dengan tangan dibalik, tapi karena situasi sedemikian berat sampai seolah berdoa seperti itu.
Syaikh Bakr Abu Zaid Rahimahullah mengatakan:
أي
من شدة الرفع بيده ، كأن ظهور كفيه نحو السماء ، وهذا هو الذي يلتقي مع جميع
أحاديث الرفع التي فيها التصريح بجعل بطونهما إلى السماء
Yaitu begitu berat mengangkat kedua tangannya seolah punggung tangannya mengarah ke langit. Inilah yang bisa dipahami dari hadits ini dengan meniliknya juga dengan hadits-hadits lain yang menyebutkan doa dengan bagian telapaknya yang ke arah langit. (Tashhih ad Du’a, Hal. 118-119)
Posting Komentar untuk "Dalil - Dalil Membalikkan Tangan Saat Doa Tolak Balak"